21/02/13

SEKILAS TENTANG TGB|HAJI MUHAMMAD ZAINUL MAJDI


Tuan Guru Haji Muahammad Zainul Majdi atau di kenal juga dengan Tuan Guru Bajang merupakan sosok muda yang cerdas dan religius, selalu menjadi tokoh panutan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya mereka yang tinggal di wilayah Lombok.

Putra Nusa Tenggara Barat, yang lahir di Pancor Lombok Timur pada 31 Mei 1972 ini,  sejak muda memiliki pemikiran pola pikir yang cenderung selalu menginginkan perubahan menjadi harapan masyarakat NTB.

tgbDiusianya yang muda, Zainul yang akrab di sapa Tuan Guru Bajang ini, memiliki kemampuan memimpin sejak duduk dibangku sekolah dasar. Karena itu, putra pasangan Ustadzah Hj Sitti Rauhun Zainuddin AM dan H Muhammad Djalaluddin. 

Sitti Rauhun merupakan putri Almagfurullah Maulanaseikh Tuan Guru Kiyai Haji Zainuddin Abdul Majid pendiri Organisasi Islam Nahdatul Wathan (NW) Pancor. Sementara ayahnya Muhammad Djalaluddin adalah mantan birokrat.

Oleh orang tuanya Zainul disekolahkan di SDN Nomor 3 Mataram. Selama bersekolah, Zainul kecil kerap mendapat rangking pertama. Maka itu dia selalu dipercaya untuk memimpin kelas. Tidak hanya itu, sejak kecil Zainul juga dikenal sebagai anak yang aktif. Karena dibesarkan dalam lingkungan pesantren tak heran jika prilakunya selalu mengedepankan kesopanan dan etika.

Tamat dari SDN 3 Mataram, Zainul Majdi melanjutkan sekolahnya ke Madrasah Tsanawiyah NW dan Madrasah Aliyah Mu'allimin Pancor selama lima tahun. Setahun kemudian Zainul melanjutkan sekolahnya di Ma'had Darul Qur'an Wal-Hadist NW Pancor dan lulus tahun 1991. 

"Salah satu program utama saya memang meningkatkan pendidikan dengan target menghapus angka buta aksara dan angka putus sekolah. Pendidikan itu penting untuk menopang kehidupan yang lebih baik," katanya kepada VIVAnews disela-sela kesibukannya.

Untuk mendalami ilmu agamanya, Zainul Majdi melanjutkan pendidikannya ke jenjang Universitas. Dia memilih menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Cairo dan mengambil jurusan Tafsir dan ilmu Al Qur'an pada Fakultas Usuluddin.
Kurang dari empat tahun dia dinyatakan lulus dengan gelar Licenci (Lc). Selanjutnya bapak empat anak ini melanjutkan kuliah di fakultas dan jurusan yang sama dan memperoleh gelar Master of Art (MA).

Tidak hanya sukses dalam menuntut ilmu, penggemar pelcing (sayuran yang terbuat dari kangkung) ini juga sukses dalam menjalankan organisasi. Berbagai jabatan pada organisasi juga disandangnya.
Zainul Majdi juga pernah memimpin Nahdatul Wathan yang merupakan  organisasi Islam terbesar di NTB menggantikan kakeknya yang wafat pada tahun 1995.  Zainul Majdi yang menikah dengan Hj Rabiatul Adawiyah dikaruniai empat orang anak yaitu Muhammad Rifqi Farabi,Zahwa Nadira, Fatimah Azzahra dan Zaida Salima.

Kini mantan anggota DPR RI komisi X tahun 2004 ini sudah menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat. Disetiap kegitannya Zainul Majdi kerepa menegaskan agar masyarakat NTB harus meningkatkan kualitas hidupnya terutama kualitas iman.
"Bagaimanapun juga kita harus mampu bersaing. Kami sangat terbuka untuk mendengar kritikan dari manapun apalagi dari Media. Semua itu demi mempercepat akselerasi pembangunan di NTB ini,"ujarnya.

Tidak hanya cerdas, Zainul Majdi juga sangat tegas dalam menjalankan kepemimpinannya. Dia juga tergolong sosok yang menjunjung tinggi nilai disiplin.
Maka itu dia tidak segan-segan untuk menyuruh bawahannya keluar dari ruangan jika terlambat dalam mengikuti kegiatan. Hal itu menjadi cambuk tersendiri bagi kalangan pegawai negeri sipil di lingkungan Provinsi NTB.

Selain konsen pada masalah pendidikan, kesehatan dan perekonomian, berbagai terobosan baru pada pemerintahan Gubernur muda ini juga mulai digalakkan. Program pendidikan gratis, pelayanan kesehatan, program bumi sapi, hingga program peningkatan kesejahteraan menjadi fokus kegiatannya.

Saat ini Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi sedang gencar melakukan perbaikan pola kerja terhadap bawahannya. Perbaikan Infrastruktur dan banyak program lain yang sudah disiapkannya.
Diawal kepemimpinannya, Zainul Majdi langsung menggelar koordinasi dengan pemerintah Kabupaten  dan Kota. Diharapkan dengan berbagai program tersebut Nusa Tenggara Barat dapat lebih maju sesuai dengan Misi yang di embannya sebagai NTB yang Beriman dan Berdaya Saing. 

0 komentar:

Poskan Komentar